1
Mana mungkin nafas Tuhan mendengkur
tanpa sadar membesut rembulan bercahya,
Mana mungkin Tuhan bersendawa saja
mengilatkan sinar matahari panas
mengecupi segala tata surya,
Mana mungkin gerak lentik jemari-Nya
mengupil tanah menebar manusia dan
membenam di bumi bahkan luar buana,
Mana mungkin?,
Tuhan memang terlalu sadar bagi hamba..
Puisi diatas adalah salah satu puisi yang ada di karya antologi ini.
Untuk mengunduh silahkan klik disini
Pakai Google Drive ya...!
Link alternatif
https://drive.google.com/file/d/1rctsWgv3dGM3SJaZxi9SsAocT2y4cJjZ/view?usp=drivesdk
Mana mungkin nafas Tuhan mendengkur
tanpa sadar membesut rembulan bercahya,
Mana mungkin Tuhan bersendawa saja
mengilatkan sinar matahari panas
mengecupi segala tata surya,
Mana mungkin gerak lentik jemari-Nya
mengupil tanah menebar manusia dan
membenam di bumi bahkan luar buana,
Mana mungkin?,
Tuhan memang terlalu sadar bagi hamba..
Puisi diatas adalah salah satu puisi yang ada di karya antologi ini.
Untuk mengunduh silahkan klik disini
Pakai Google Drive ya...!
Link alternatif
https://drive.google.com/file/d/1rctsWgv3dGM3SJaZxi9SsAocT2y4cJjZ/view?usp=drivesdk
