Jumat, 07 Desember 2018

Antologi Puisi Egois

1
Mana mungkin nafas Tuhan mendengkur 
tanpa sadar membesut rembulan bercahya, 
Mana mungkin Tuhan bersendawa saja 
mengilatkan sinar matahari panas 
mengecupi segala tata surya, 
Mana mungkin gerak lentik jemari-Nya 
mengupil tanah menebar manusia dan 
membenam di bumi bahkan luar buana, 
Mana mungkin?, 
Tuhan memang terlalu sadar bagi hamba..


Puisi diatas adalah salah satu puisi yang ada di karya antologi ini.
Untuk mengunduh silahkan klik disini
Pakai Google Drive ya...!

Link alternatif
https://drive.google.com/file/d/1rctsWgv3dGM3SJaZxi9SsAocT2y4cJjZ/view?usp=drivesdk

Selasa, 06 Maret 2018

Santri panjengan bukan hanya aku



Aku ingin terus menyebut "Abah"
untuk panjenengan,
seorang yang meski
bukan ayah kandung, aku rela mengabadikan bakti

Dan santri panjenengan bukan hanya aku
Selain aku, masih banyak lagi yg ingin memanggil panjenengan dg panggilan sayang itu.

Abah,
Tawadhu'ku di hadapan panjenengan karena wushulnya ilmu antara kita,
bukan semata mencari pengakuan

Karena, santri panjenengan bukan hanya aku

Abah,
Namaku mungkin tidak dapat panjenengan ingat,
Termasuk satu persatu dari sekian santri-santri panjenengan

Karena santri panjenengan bukan hanya aku

Selalu aku ingin "sendhiko dawuh" atas nasihat dan pitutur-pitutur panjenengan

Meski, santri panjenengan bukan hanya aku

Abah,
Meski kini aku tak lagi ditempa
di pesantren yang selalu kuridukan
untuk bermuwajjahah
dengan panjenengan dalam majelis ilmu

Kerinduan dengan "wallohu a'lam" yang tidak pernah mengakhiri hausku akan pengetahuan

Dengan tulus
kami panjatkan doa semoga panjenengan diliputi kebaikan

Lamongan 28 Desember 2017

Mencuri lebih indah



Mengintai, menelisik, mengatur strategi, mengendap2, tak terlihat, persembunyian dan cara kabur dengan selamat

Telah kupelajari semua

Di saat tiba hitung "naga dina" yang tepat
Kupetak akal dan hati dengan cepat
Antara keuntungan sendiri dan merugikan orang lain
Kuikat segala rasa belas
Tekad dan seluruh keberanian telah ku jerat

Sambil kutepuk2 jidat
Menjernihkan otakku
Agar tak perlu darah korban kualirkan
Agar mereka mengikhlaskan harta benda yang akan ku rampas
Agar mereka tak pernah percaya pencurian benar-benar terjadi
Agar tak perlu "maling!" dipekikkan
Agar tanganku tak lebih kotor dari tangan koruptor
Agar pencurianku berjalan lebih indah dari sekedar mengambil tanpa diketahui.

Lamongan, 11 Januari 2018

Berita yang selalu buruk



Di tumpuan kata beberapa mencari cara acara
Selainnya tidak selalu ada
Tidak sebagai yg terlihat,
Sekedar semangat pun kita musti menjajal bai'at

Hal buruk menarik untuk diintai dan dimata-matai
Tidak? lebih baik dari kabar baik
Yang terkadang mencuri dengki

Kabar buruk sedap untuk dibumbui dengan rempah2 rahasia menggugah lazatnya rasa penasaran

Keburukan lebih menyenangkan untuk kita permainkan dengan celaan dan hinaan menutupi kebaikan yang sulit terlihat dalam adu petak umpet atau puzzle kebencian

Berita buruk memang selalu baik

Lamongan, 11 Januari 2018